Arsitektur Biaya Radiologi: Klasifikasi Komponen, Alokasi Overhead IT, dan Analisis Pareto untuk Efisiensi Layanan
About Course
Kursus ini dirancang untuk menyatukan pemahaman antara tim medis dan keuangan mengenai urgensi costing prosedural dalam ekosistem layanan radiologi. Pembelajaran diawali dengan membedah anatomi dan perilaku biaya, termasuk klasifikasi Direct Cost, Indirect Cost, Fixed Cost, dan Variable Cost. Peserta juga akan mengeksplorasi metodologi costing seperti Activity-Based Costing (ABC) dan Time-Driven Activity-Based Costing (TDABC) untuk diimplementasikan sesuai ketersediaan data di lapangan. Selain itu, modul ini membekali peserta dengan kemampuan mengolah angka menjadi metrik finansial melalui analisis Cost-Volume-Profit (CVP), menghitung Cost Recovery Rate (CRR), serta melakukan Gap Analysis antara unit cost riil dengan tarif RS dan INA-CBGs.
Pada tahap selanjutnya, peserta akan dibimbing secara teknis untuk membangun arsitektur biaya radiologi secara komprehensif. Fokus utama diberikan pada perhitungan presisi untuk komponen biaya klinis yang mencakup standar waktu kerja efektif SDM dan konsumsi riil Bahan Medis Habis Pakai (BHP). Peserta juga akan diajarkan cara memformulasikan biaya fisik seperti depresiasi alat berat (CT, MRI, X-Ray), biaya pemeliharaan, kalibrasi, hingga biaya ruang dan utilitas khusus. Tidak hanya itu, kursus ini mengupas tuntas komponen biaya overhead tersembunyi, termasuk infrastruktur IT seperti sistem PACS dan RIS, serta mengajarkan penentuan Cost Driver yang rasional agar alokasi overhead ke layanan spesifik menjadi adil dan transparan. Sesi ini diakhiri dengan workshop integrasi langkah demi langkah untuk merangkai seluruh blok biaya menjadi satu kesatuan unit cost per jenis pemeriksaan.
Di bagian akhir, kursus ini memfokuskan pada analisis kontribusi dari setiap komponen biaya untuk menghasilkan insight manajerial. Peserta akan mempelajari teknik kalkulasi persentase dan visualisasi proporsi biaya, serta menerapkan prinsip Pareto (Aturan 80/20) untuk mengidentifikasi komponen biaya dominan yang memicu tingginya unit cost. Berbekal interpretasi profil biaya antara layanan padat modal (Capital Intensive) dan padat karya (Labor Intensive), peserta akan dilatih untuk merumuskan rekomendasi efisiensi berbasis data. Output akhir dari kursus ini adalah kemampuan menyusun strategi rasionalisasi BHP, optimalisasi utilisasi alat, dan pengendalian overhead menjadi laporan analisis biaya yang ringkas, kuat, dan siap diajukan kepada jajaran pimpinan rumah sakit.
Course Content
Anatomi Total Cost of Ownership (TCO) Alat Berat
-
Anatomi investasi: Harga perolehan mesin, biaya instalasi fisik ruangan (penguatan lantai, shielding/timbal, HVAC khusus, UPS).
-
Biaya aset tak berwujud: Lisensi software dan integrasi HIS/PACS.
-
Mendefinisikan Capital Expenditure (CapEx) vs. Operational Expenditure (OpEx).